Dengan namaMu duhai Dzat yang maha pemberi kasih sayang, Dzat yang memberi kesehatan dan Dzat yang memberi sakit dan Dzat yang memberi kesembuhan, kami panjatkan rasa syukur kehadirat Mu atas keberadaan diri kami dan atas segala pemberian nikmat di dalam hidup kami.

Duhai Dzat yang maha penyayang kami bersyukur atas telah engkau utus Rasul-Rasul kepada kami khususnya Nabi Muhammad SAW yang membawa kitab Qur’an yang mulia.

 

Dzikir

Atas namaMu kami uraikan maksud dari ‘Dzikir Pengobatan Qolbu’.

Dzikir Pengobatan Qolbu, terdiri dari kata ‘dzikrun’ artinya sadar, ingat dan pengobat (syifaun) artinya sesuatu yang menyembuhkan dan qolbu arti nya hati atau jiwa.

Dzikir dalam pembahasan ini adalah yang dimaksud Dzikrulloh sebagaimana yang diperintahkan Alloh kepada orang-orang beriman dalam Al Qur’an.

“YA AYYUHAL LADZIINA AAMANU UDZKURULLOH DZIKRON KATSIRON…..”

Q.S.Al Ahzab 33 : 41

Wahai orang-orang beriman berdzikirlah kepada Alloh dengan dzikir yang banyak…

“WADZKURULLOHA KATSIRON LA’ALLAKUM TUFLIHUUN”

 Q.S. Al Anfal 8 : 45

Berdzikirlah kepada Alloh yang banyak sungguh akan mendapat kemenangan.

“FADZKURUU NII ADKURKUM WASYKURUULII WALA TAKFURUN”

Q.S. Al Baqoroh 2 :152

Maka dzikirlah akan Aku, supaya Aku dzikir kepada kamu, dan bersyukurlah kepada Aku dan janganlah kamu kufur.

Banyak definisi Dzikir telah disampaikan, tetapi pada tulisan ini kami sampaikan definisi Dzikir dari Syaih Muchammad Muchtar bin Alhaj Abdul Mu’thi Al-Jombangi, Seorang Ulama Tasawuf dan ahli Thoriqoh. Dalam buku-bukunya Beliau berkata,

”Dzikrulloh adalah sadar mengingat, mengetahui, memahami dan merasakan akan wujud keberadaan Dzat Alloh dalam seluruh aspek hidup dan kehidupan”.

Jadi dzikrulloh bukan hanya ritual menyebut asma-asma Alloh dan kalimat-kalimat dzikir yang khusus saja seperti Subhanalloh, Alhamdulillah, Allohu akbar dan Laa ilaaha ilalloh akan tetapi kesadaran akan keberadaan Alloh Robbul Izzah dengan segala kehendak dan ketentuanNya, dengan penciptaan dan pemusnahanNya, dengan segala pemberian nikmat yang amat banyak dari Nya untuk disyukuri, dengan pemberian musibah, ujian, bala dan adzab, sakit, bencana dan kematian untuk dishobari, atas segala perintahNya untuk dilaksanakan, atas segala laranganNya untuk di jauhi.

Pengobatan, dari kata obat yang berarti sesuatu yang bersifat aktif menyembuhkan.

Menyembuhkan apa? Menyembuhkan, mengobati tidak terbatas pada penyakit lahir tetapi juga penyakit batin dan kerinduan akan kedamaian, kerinduan akan kelapangan, kerinduan akan kebahagian yang datang dari Dzat Maha Damai.

Rosululloh SAW bersabda : “Salu robbaka al ‘aafiiyata wal mu’afata fid-dun-yaa wal akhiroti. Faidza a’ thoita la’afiyata fid-dun-yaa wa a’thoitaa fil akhiroti fatadz aflahta”.

An Anas (Shohih) Rowahu At  Tirmidzi wa Ibnu Majah, Kitab Jami’us Shoghir bab : Sin hal.1193.

Artinya :

Mintalah kepada Tuhan mu akan kesehatan dan ampunan di dunia dan di akhirat. Maka apabila kamu diberi kesehatan di dunia dan diberi kesehatan di akhirat maka benar-benar kamu mendapatkan keuntungan.

Di dalam hadits ini Rosululloh menegaskan bahwa orang yang diberi kesehatan dan kema’afan oleh Alloh ta’ala di dunia dan di akhirat adalah orang yang mendapatkan keuntungan-keuntungan hidup. Sebab tanpa ampunan Tuhan, tidaklah akan memperoleh manfaat sedikitpun di akhirat dan tanpa kesehatan tidak lah akan mendapatkan keuntungan di dunia dan di akhirat.

Kesehatan itu ada Kesehatan Jasmani dan ada Kesehatan Ruhani. Demikian juga penyakit secara umum digolongkan menjadi dua. Penyakit Jasmani, penyakit yang dirasakan oleh badan lahir. Penyakit Ruhani, penyakit hati atau juga disebut penyakit jiwa. Dua macam penyakit itu disebutkan oleh Alloh dalam Al Qur’an.

“…FII QULUUBIHIM MARODLON.”

 Q.S. Al Baqoroh 2 : 10

Artinya :

“…..didalam hati mereka ada penyakit”..

Ayat Al Qur’an yang menyebutkan adanya penyakit jasmani :

“FAMAN KAANA MINKUM MARODLON AU ‘ALA SAFARIN FAID-DATAN MIN AYYAMIN UKHOR”

Q.S. Al Baqoroh 2: 194

Artinya :

Maka barang siapa ada diantara kamu yang SAKIT atau sedang dalam bepergian maka cukupkanlah bilangan puasa nya dihari hari yang lain.

Qolbu

Qolbu adalah bahasa arab. Qolbun artinya hati, yang bolak balik. Dalam bahasa umum hati juga sering disebut jiwa atau ruhani. Jadi bukan hati fisik, tetapi hati maknawi, atau hati ruhaniah. Sesuatu yang bisa merasakan sakitnya perkataan, merasakan sedih dan gembira, susah dan senang, lapang dan sumpeg.  Oleh karena penyakit ada di jasmani dan penyakit ada di ruhani maka pengobatannya juga ada pengobatan jasmani dan ada pengobatan ruhani.

Qola Rosululloh SAW, ”‘Alaikum bisy-syifaa ainil ‘asalu wal qur anun”

(An Abdillah- Shohih- Rowahu Hakim wa Ibnu Majah –Kitab Jami’us  Shoghir bab huruf ‘ain hal.205)

Artinya : Hendaklah kamu menggunakan dua macam obat yaitu Madu dan Al Qur’an

Madu adalah benda untuk obat penyakit jasmani. Al-Qur’an adalah wahyu Ilahi untuk obat penyakit ruhani, obat penyakit hati.

Kedua macam obat ini tersebut dalam Kitab Al-Qur’an.

“YAHRUJU MIN BUTHUUNIHAA SYAROBUN MUKHTALIFUN ALWANUHUU FIIHI SYIFAAUN LINNAASI”

Q.S.An Nahl : 69

Artinya : Keluar dari perut nya (Lebah), minuman (Madu) yang bermacam-macam warnanya di dalamnya terdapat OBAT untuk kesembuhan manusia.

Mengenai Al-Qur-an untuk obat tersebut dalam Al-Qur’an sendiri :

”WANUNAZZILU MINAL QUR-ANI MAA HUWA SYIFAA-UN WAROHMATUN LILMU’ MINIINA”

Q.S. Al-Isro’ : 82

Artinya : Dan Kami (Alloh) turunkan dari Al-Qur’an itu suatu yang mengandung OBAT yang menyembuhkan dan rohmat bagi bagi orang-orang yang beriman.

Selain Madu Lebah, Alloh SWT juga telah memberkahi benda-benda tertentu lebih dari yang lain secara khusus demikian juga Rosululloh SAW telah menggunakan benda-benda selain madu untuk mengobati atau menangkal suatu penyakit.

Diantaranya adalah AIR HUJAN dan juga AIR pada umumnya .

Tentang Air Hujan Alloh SWT berfirman dalam Al-Qur-an :

WANAZZALNAA MINAS SAMAA’I MAA’AN MUBAAROKAN…

Q.S. Qof : 9

Artinya : Dan kami turunkan dari langit AIR yang barokah.

Di dalam Kitab Adz Dzakar, Imam Abu Daud juga menerangkan bahwa banyak anak-anak bayi yang dibawa ke hadapan Rosululloh SAW, kemudian beliau mencecapkan makanan sambil berdoa ”Allohumma barik fiihi” , Wahai Alloh berkati atasnya.

Kemudian makanan itu diberikan pada si bayi. Makanan itu biasanya kurma.

Diantara Surat dalam Al Qur’an yang telah masyhur untuk mengobati bermacam-macam penyakit, yaitu Surat Al Fatihah.

Qola Rosululloh SAW :

”Fatihatul Kitaabi Syifaa’un min kulli daa’in”

( An Abdil Malik bin Umar Rowahu Baihaqi, Jami’us Shoghir/fa/215)

Artinya :

Fatihatul Kitab itu adalah untuk obat segala macam penyakit.

Berdasarkan ayat-ayat Al Qur’an dan hadits tersebut di atas teranglah bahwa menurut Alloh dan Rosul-Nya Al-Qur’an baik secara keseluruhan maupun ayat-demi ayat bisa menyembuhkan penyakit, yakni penyakitnya hati.

http://www.shiddiqiyyah.org

kepek_io@yahoo.com

Untuk mendapatkan penjelasan artikel lebih terperinci datang saja ke Gedung Jamiatul Mudzakkirin Jl. Gunungsari 106, Surabaya setiap Selasa Malam Rabu

Leave a Reply

Pencarian Dunia
Terapi Sehat Tentrem