“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 (dua belas) bulan”, QS: At-Taubah:36

Bulan itu adalah:

  1. Bulan Muharrom
  2. Bulan Shofar
  3. Bulan Robi’ul Awwal
  4. Bulan Robi’ul Akhir
  5. Bulan Jumadil Ula
  6. Bulan Jumadil Akhir
  7. Bulan Rojab
  8. Bulan Sya’ban
  9. Bulan Romadlon
  10. Bulan Syawal
  11. Bulan Dzulqo’dah
  12. Bulan Dzulhijjah

Bersabda Sang Rasul SAW:
“Bulan Sya’ban ditengah-tengah antara Bulan Rojab dan Bulan Romadlon, dilupakan oleh manusia, dinaikkan didalamnya amal-amal hamba. Maka aku tidak suka dinaikkan amalku kecuali aku dalam keadaan berpuasa” (dari Usamah, HR Baihaqi, dari Kitab Jami’us Shoghir Jilid II, Bab Huruf Syin, hal 65)

“Rojab itu bulannya Alloh dan Sya’ban itu bulanku”, (dari Hasan, HR Abu Syaih, dari Kitab Jami’us Shoghir Jilid II, Bab Huruf Ro’. hal 35)

“Sya’ban itu bulanku dan Romadlon bulannya Alloh”, (dari Aisyah, HR Firdaus, Hadist dari Kitab Jami’us Shoghir Jilid II, Bab Huruf Syin. hal 65)

Beberapa aspek kemuliyaan Bulan Sya’ban:

  1. Aspek urutan
    Bulan Sya’ban jatuh pada urutan no 8.
    dari Sahal bin Sa’ad, HR Bukhori, Jami’us Shoghir, Jilid II, Bab Huruf Fa’, hal 128:
    Bersabda Sang Rasul, “di Surga itu ada 8 (delapan) pintu”
  2. Terletak di tengah, antara Bulan Rojab dan Bulan Romadlon.
    Bulan Rojab itu bulannya Alloh, Bulan Romadlon itu bulannya Alloh
  3. Aspek sandaran
    Bulan Sya’ban adalah satu-satunya bulan yang disandarkan kepada Sang Rasul
    Sya’ban itu bulanku
  4. Aspek dinaikkan amal hamba Alloh pada bulan Sya’ban
    dinaikkan didalamnya amal-amal hamba. Maka aku tidak suka dinaikkan amalku kecuali aku dalam keadaan berpuasa
  5. Aspek mohon barokah
    HR Ibnu Asakir, Jami’us Shoghir, Jilid II bab huruf Kaf, hal 178
    “Keterangan dari Sahabat Anas RA, ia berkata: Adalah Sang Rasul SAW tatkala telah masuk bulan Rojab, beliau berdoa: Yaa Alloh berkahilah untuk kami di bulan Rojab dan bulan Sya’ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Romadlon”
  6. Aspek namanya
    dari Anas, Jami’us Shoghir, Jilid I, bab huruf Alif, hal 178
    bersabda Sang Rasul SAW: Sesungguhnya adanya dinamakan Sya’ban karena didalamnya bercabang kebaikan yang banyak bagi yang berpuasa didalamnya sehingga ia masuk surga
  7. Aspek banyaknya Sang Rasul SAW puasa sunnat didalamnya Sya’ban:
    Riwayat Muslim, Bulughul Marom Bab Shoumut-Tathowwu’: hadist no 702
    keterangan dari Aisyath RA, Saya tidak pernah melihatnya (Sang Rasul SAW) lebih banyak berpuasa melainkan dibulan Sya’ban
  8. Aspek makna hurufnya
    Berkata Syaikh Abdul Qodir Al Jailani RA, dalam Kitab Al Ghoniyyah lil ‘Abdul Qodir Jailani Juz I Majlis: Fii Fadhli Sya;ban, Hal 188
    Sya’ban itu tersusun dari 5 (lima) huruf:
    huruf Syin = dari kata Syarofun (mulya)
    huruf ‘Ain = dari kata ‘Uluwwun (tinggi)
    huruf Ba = dari kata Birrun (baik)
    huruf Alif = dari kata Ulfatun (lembut)
    huruf Nun = dari kata Nuurun (cahaya)
  9. Aspek manusia banyak yang melupakannya
    bulan Sya’ban dilupakan oleh manusia
    Yang dimaksud lupa disini adalah:
    - lupa jika bulan Sya’ban amal-amal hamba dinaikkan
    - lupa jika bulan Sya’ban bulan ke 8 (delapan)
    - lupa maknanya bulan Sya’ban
    - lupa dengan Nifsu Sya’ban, malam yang mustajabah untuk berdoa:
    1. Minta tetapnya iman sampai akhir hayat
    2. Minta umur panjang dan manfaat
    3. Minta rizki yang barokah
    - lupa jika bulan Sya’ban adalah bulan turunnya Quran surat Al Ahzab ayat 56: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya
    - dll

 

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang lupa
Selamat menikmati Bulan Sya’ban :D

 

Leave a Reply

Pencarian Dunia
Terapi Sehat Tentrem