Apa itu Dzikir “Pengobatan Qolbu” (DPQ)?

DPQ adalah metoda terapi dzikir dan do’a bersama untuk menenangkan hati, membangkitkan kecerdasan spiritual, dan meningkatkan kualitas hidup

Apa tujuannya DPQ?

  1. Mengajak umat Islam khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk melakukan dzikir bersama menuju ketenangan hati (qolbu).
  2. Ingin membuktikan bahwa dengan berdzikir kepada Alloh akan memberikan ketenangan dan kesehatan jasmani dan rohani.
  3. Mengajak umat Islam untuk menggunakan dan membiasakan dzikir untuk pengobatan dengan memakai ajaran islam.
  4. Mengajak umat Islam untuk menggunakan dzikir sebagai cara pengobatan yang utama, bukan sebagai pengobatan alternatif.

Siapa pembimbing dan penanggungjawab DPQ?

Pembimbing dan penanggung jawab acara Dzikir “Pengobatan Qolbu” adalah Ust Dasaad Gustaman, SH (dari Pesantren Majma’al Bahrain, Losari—Ploso—Jombang) yang berdomisili di Jl. Babatan Pratama Blok P no 7, Surabaya.

Apa manfaatnya ?

Dengan terapi dzikir dan doa yang istiqomah, Biidznillah, Anda bisa :

  • MENGHILANGKAN stress
  • MENINGKATKAN kesehatan mental dan fisik
  • AKSELERASI sukses kehidupan
  • HARMONI berumah tangga
  • MOTIVASI DIRI yang terus menggelora
  • dan lain sebagainya

Kapan acaranya ?

Setiap Selasa malam Rabu, pukul 19.00 – 21.00

bertempat di Gedung Jamiatul Mudzakkirin Baabur Rizqi, Jl. Gunungsari 106, Surabaya

100% GRATIS dan TERBUKA UNTUK UMUM

Demikian penjelasan singkat DPQ. Segala sesuatu itu berasal dari Alloh Ta’ala dan kembali pada Alloh Ta’ala. Manusia berikhtiar dan Alloh Ta’ala yang menentukan kepastiaannya.

 

Sesungguhnya dengan berdzikir pada Alloh hati menjadi tenang

Alhamdulillahi Robbil ’Alamin

BismiLlahi Ar-rohmaani Ar-Rohiimi

Penjelasan Singkat Dzikir Pengobatan Qolbu

Apa itu Dzikir “Pengobatan Qolbu” (DPQ)?

DPQ adalah suatu acara berdzikir secara berjamaah untuk memohon pada Alloh ketenangan hati, kesembuhan dari penyakit, kesehatan, pemecahan dari suatu masalah, dan apa saja asalkan permohonannya itu baik.

Apa tujuannya DPQ?

1.Mengajak umat Islam khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk melakukan dzikir bersama menuju ketenangan hati (qolbu).

2.Ingin membuktikan bahwa dengan berdzikir kepada Alloh akan memberikan ketenangan dan kesehatan jasmani dan rohani.

3.Mengajak umat Islam untuk menggunakan dan membiasakan dzikir untuk pengobatan dengan memakai ajaran islam.

4.Mengajak umat Islam untuk menggunakan dzikir sebagai cara pengobatan yang utama, bukan sebagai pengobatan alternatif.

Siapa pembimbing dan penanggungjawab DPQ?

Pembimbing dan penanggung jawab acara Dzikir “Pengobatan Qolbu” adalah Ust Dasaad Gustaman, SH (dari Pesantren Majma’al Bahrain, Losari—Ploso—Jombang) yang berdomisili di Jl. Brawijaya no 52 Surabaya.

Bagaimana metode pelaksanaan DPQ?

Peserta Dzikir Pengobatan dalam keadaan suci (berwudlu) dan berpakaian rapi menutup aurat. Masing-masing peserta membawa air dan/atau madu yang dijadikan media pengobatan.

Pembimbing memimpin acara dzikir dan doa bersama dengan bacaan–bacaan yang diikuti oleh peserta. Pada saat berdzikir dan berdoa, air dan/atau madu harus dibuka tutupnya dan diletakkan dihadapan masing-masing peserta. Setelah doa terakhir selesai, maka pembimbing acara dan peserta meniup masing-masing air dan/atau madu dan kemudian ditutup rapat-rapat. Kemudian air dan/atau madu tersebut dapat dipakai sebagai air pengobatan atau hajat lainnya.

Catatan:

Air khusus DPQ dapat diperoleh di panitia dengan mengganti biaya sekaligus infaq untuk keberlangsungan pelaksanaan DPQ.

Penutup

Setelah acara selesai, air dan/atau madu yang telah didoakan dapat dipergunakan untuk obat penyakit jasmani, rohani maupun berbagai macam keperluan lainnya asalkan baik. Namun demikian kita tidak boleh beri’tikod bahwa kesembuhan itu karena air dan/atau madu melainkan semata-mata karena rohman dan rohimnya Alloh SWT. Air dan/atau madu hanya sebagai sarana pengobatan.

Segala sesuatu itu berasal dari Alloh Ta’ala dan kembali pada Alloh Ta’ala. Manusia berikhtiar dan Alloh Ta’ala yang menentukan kepastiaannya.

Sesungguhnya dengan berdzikir pada Alloh hati menjadi tenang.

AlhamduliLlahi Robbil ’Alamin

Jombang, Surabaya, Mojokerto dan Kediri tahun ini menjadi Pusat penyelenggaran Hari Ulang Tahun PCTAI.

Tahun ini, ulang tahun Organisasai Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia yang dijiwai manunggalnya keimnan dan kemanusiaan akan digelar jauh lebih besar, diiringi dengan festival Cinta Tanah Air Indonesia selama lima hari penuh. Mulai tanggal  19 Maret 2014  s/d 23 Maret di empat kota secara bergantian.

Rangkaian acara festival Cinta Tanah Air Indonesia itu, kata  Sekjend DPP OPCTAI Dewa Nyoman S. Hartana diantaranya adalah pagelaran  budaya, pameran, pentas musik, niaga, dialog kebangsaan, bakti sosial dan pendidikan. “Biar lebih meriah,” tandasnya. Dimulai dari Surabaya pada tanggal 19  Maret 2014 bertempat di Taman Remaja Surabaya, kemudian Mojokerto tanggal 20 Maret berlokasi di Kantor DPP PCTAI Trowulan Mojokerto, di Kediri  tanggal 21, 22 dan 23 Maret bertempat di “Situs Bung Karno” Kediri dan di Jombang 23 Maret berpusat di Yusro Hotel Jombang.

Untuk persiapan Surabaya, Ketua Panitia ultah PCTAI Surabaya Drs Cahyo Sulasno mengatakan di hari ulang tahun OPCTAI tahun ini akan menyelenggarakan sebuah parade band yang dikemas dalam sebuah tema “Hanya 1 Kata Indonesia”. Pasalnya lagu wajib yang akan dibawakan 25 Band yang akan mengisi parade itu harus membawakan lagu-lugu yang berbahasa indonesia tidak boleh bahasa asing. Kemudian lagu yang dibawakanpun ada syaratnya yakni 1 buah lagu nasional dan dua lagu bersyair indonesia mengenai aransement bebas, dan tidak dipungut biaya, katanya.

Ditambahkan Cahyo tentang persiapan acara tersebut. Ia mengatakan mengenai panggung, Sound system, lighting, beground panggung, stiker Opctai, poster dan lain sebagainya sudah dipastikan siap, “cuma anggaran dana belum ada”. Dia juga menginformasikan pagelaran musik tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 19 Maret 2014 di Taman Remaja Surabaya mulai pukul 10.00 wib hingga pukul 10.00 wib malam. Selain itu agenda berikutnya pada 22 Maret Mojokerto, 23 Maret Sidoarjo, 29 Maret Pasuruan dan 30 Maret Jember. Dan sebulum rangkaian semua acara tersebut dilaksanaka, diawali doa bersama dengan lintas agama di makam Wr Soepratman dan Gombloh sepuluh hari sebelumnya yang bertepatan pada hari musik nasional.

Lain lagi di kota Mojokerto, dalam rangka menyambu ultah OPCTAI ketua paniti penyelengara Wisnu Sugiman Spd kepada Alkautsar juga mengabarkan pada tanggal 20 maret 2014 malam akan menggelar pagelaran macapat dan wayangan sampai menjelang matahari terbit di Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST). Akan hadir beberapa paguyupan dari berbagai kota, kertosono, jombang, mojo agung, trowulan, mojokerto, sidoarjo, Surabaya SMA mojopahit dan sebagainya. Ia menambahkan selain acara macapatan dan wayangan juga ada kegiatan santunan untuk fakir miskin.

 Sesuwai harapan Dewan Penyantun Almukarrom Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi bersama ulang tahun ini DPP PCTAI menargerkan juga akan dilantik juga akan melantik  75 DPC dan 7 DPD. “Sesuwai harapan Bapak Kyai, kita targetkan pada ulang tahun ini sudah terbentuk 21 Propinsi,” kata Nyoman S. Hartana. “Sudah ada 19 prponsi, tinggal kurang 2 propinsi,” tambahnya.* Admin

Article source: http://alkautsar.co/?p=3664

Ulang tahun Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia yang akan digelar di empat kabupaten/kota semakin matang persiapannya. Sabtu 07 J.Awal 1435H (08/03/14) rapat panitia dari Jombang, Mojokerto, Surabaya dan Kediri mengevaluasi kesiapan masing-masing daerah. Bertempat di Kantor Sekretariat DPP OPCTAI, PPST, Trowulan, Mojokerto.

Hadir beberapa Dewan Penyantun antara lain Wisnu Sugiman dari Islam kepercayaan, Romo Djoko dari Kristen Ortodoks dan  Hartono, tokoh agama Konghuchu. Wakil Ketua Umum DPP OPCTAI Ir. Edi Setiawan, SE, M.Si tampak memimpin jalannya musyawarah bersama Sekjend Dewa Nyoman S. Hartana.

Evaluasi dilakukan terkait penetapan jadual acara di masing-masing kota berikut persiapan dananya. Sekjend Nyoman mengatakan dari total penyelenggaraan ulang tahun di 4 kota itu membutuhkan dana sekitar Rp 110 juta. Saat itu dilakukan penggalangan dana spontanitas dari para pengurus DPP OPCTAI dan beberapa panitia DPC OPCTAI hingga terkumpul lebih dari Rp 11 juta.

Usai jadual acara ditetapkan masing-masing daerah, disimpulkan acara akan berlangsung mulai 20/03/14 di Surabaya, tanggal 21/03/14 di Mojokerto dan Kediri, tanggal 22/03/14 di Mojokerto, Kediri dan Jombang dan tanggal 23/03/14 pelantikan pengurus DPD dan DPC OPCTAI di Yusro Hotel Jombang.

Tak selesai di situ, pagelaran musik dalam rangka Ulang Tahun OPCTAI juga akan berlanjut di DPC Pasuruan tepatnya di Cafe Pass Garden dan tanggal 30 di DPC Jember bertempat di Kampus Resto, seperti dikatakan penanggungjawab acara musik, Yus dari Ketua Komunitas Musik Surabaya No Wars.

Article source: http://alkautsar.co/?p=3652

Hasil penetapan jadwal yang dilakukan antara panitia Ulang Tahun OPCTAI daerah bersama DPP OPCTAI pada Sabtu 07 J.Awal 1435 H (08/03/14) lalu, rangkaian acara ultah akan dimulai di Surabaya pada Kamis-Jum’at 20-21/03/14 di Taman Remaja dengan menggelar fastifal musik bertemakan Cinta Tanah Air. Yus Penanggung Jawab Pengisi acara mengatakan lagu-lagu nasional itu akan dibawakan oleh 20 band dari Komunitas Musik Surabaya No Wars, mulai pukul 03 sore sampai pukul 10 malam. Ditambahkan Drs. Cahyo Ketua Panitia, akan ada juga pengobatan gratis. “Dari DPP OPCTAI kami dimintai sambutan maka insya Alloh akan menghadiri,” kata Wakil Ketua DPP OPCTAI Ir. Edi Setiawan, SE, M.Si.

Sementara Jum’at acara masih berlangsung di Surabaya, serangkai acara ultah di Mojokerto dan Kediri pun dimulai pada Jum-at-Sabtu tanggal 21-22/03/14. DPC Mojokerto akan mengisinya dengan parade musik yang sama dari Komunitas No Wars di PPST Trowulan Jombang mulai pukul 03 sore sampai pukul 10 malam. Juga akan digelar pertunjukan Wayangan dan Mocopatan serta santunan sebanyak 20 paket. “Ini akan ramai tapi tapi tidak memancing keramaian massa karena lagunya bertemakan nasional dengan aransemen rege,pop,rock, bukan metal,” kata Yus lagi.

Di hari yang sama itu, DPC Kediri juga akan menggelar pameran, lomba-lomba dan peresmian sanggar di “Situs Bung Karno”, Pojok, Wates,Kediri. “Saya akan hadir di Ultah OPCTAI Kediri,” kata Dewan Penyantun OPCTAI dari Kristen Ortodoks Romo Joko, diamini Ketua Panitia Ultah OPCTAI Kediri Kushartono.

Sementara hari Sabtu acara berlangsung di Mojokerto dan Kediri, di Jombang pun juga akan digelar sarasehan Cinta Tanah Air yang akan diikuti perwakilan dari DPD dan DPC yang akan dilantik. Diisi oleh empat pakar pembicara yakni Ketua Umum DPP OPCTAI Prof.Dr.Ir. Jan Sopaheluwakan, M.Sc, Prof. Dr.Ir. Tries Edi Wahyono, MM, Drs. Soenarto, MM, MB.A, dan Ir. Edi Setiawan, SE, M.Si.

Setelah semua itu barulah seremoni ulang tahun OPCTAI disertai pelantikan DPD-DPD dan DPC digelar di Yusro Hotel, Jombang pada Ahad 23/03/14.

Article source: http://alkautsar.co/?p=3655

Pencarian Dunia
Terapi Sehat Tentrem